Press ESC to close

Mengapa Anak Ayam Berwarna Kuning Saat Menetas?

Menyaksikan momen anak ayam menetas dari dalam cangkang telur adalah momen yang luar biasa. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sebagian besar anak ayam yang menetas memiliki bulu berwarna kuning yang begitu menggemaskan?

Sebenarnya, tidak semua anak ayam menetas dengan bulu berwarna kuning. Ada juga anak ayam dengan warna bulu berbeda, seperti hitam, coklat, dan putih. Hal ini terjadi karena peran genetika yang sangat penting dalam menentukan warna bulu mereka. Genetika ini diwariskan dari induk ayam mereka.

Pertumbuhan industri komersial dan perkembangan ilmu pemuliaan peternakan telah mengarah pada pemilihan sifat-sifat yang diinginkan sesuai dengan permintaan pasar. Salah satu sifat yang diinginkan dalam pemuliaan ayam adalah memiliki warna bulu yang seragam, sehingga ayam yang menetas umumnya berwarna kuning.

Bagaimana Genetika Mempengaruhi Warna Bulu Anak Ayam?

Warna bulu pada ayam ditentukan oleh beberapa faktor genetika. Salah satu gen yang berperan penting dalam menentukan warna bulu adalah eumelanin dan feomelanin. Eumelanin menghasilkan warna hitam dan coklat, sedangkan feomelanin menghasilkan warna kuning, coklat pucat, dan putih.

Gen-gen tersebut dipengaruhi oleh alel dominan dan alel resesif. Alel adalah variasi gen yang dapat diturunkan dari orangtua ke anak. Alel dominan akan menonjolkan sifat-sifat tertentu, sedangkan alel resesif akan tersembunyi oleh alel dominan jika ada pasangannya.

Ayam memiliki gen eumelanin dan feomelanin yang kompleks. Warna bulu kuning pada anak ayam terjadi karena mereka menerima dua alel resesif yang menghasilkan feomelanin dari kedua induknya. Jadi, ayam dengan dua alel resesif untuk feomelanin akan memiliki bulu berwarna kuning.

Sementara itu, warna bulu lainnya seperti hitam dan coklat diakibatkan oleh kombinasi alel dominan dan resesif yang menghasilkan eumelanin. Ayam dengan kombinasi alel dominan dan resesif untuk eumelanin akan memiliki bulu berwarna hitam atau coklat.

Pentingnya Pemuliaan Selektif dalam Industri Peternakan

Seiring dengan perkembangan industri peternakan, pemuliaan selektif menjadi hal yang penting untuk menghasilkan ayam dengan sifat-sifat yang diinginkan. Misalnya, peternak mungkin ingin menghasilkan ayam dengan warna bulu yang seragam agar lebih menarik bagi konsumen atau pasar tertentu.

Dengan menggunakan pengetahuan tentang genetika dan pewarisan sifat, peternak dapat memilih ayam-ayam yang memiliki kombinasi alel yang diinginkan untuk menghasilkan ayam dengan warna bulu kuning yang seragam. Ini dapat dilakukan dengan mengawinkan ayam-ayam yang memiliki alel resesif untuk feomelanin, sehingga keturunannya memiliki peluang yang lebih tinggi untuk memiliki bulu kuning.

Namun, perlu diingat bahwa pemuliaan selektif ini juga dapat mengurangi keragaman genetik dalam populasi ayam. Keragaman genetik sangat penting untuk kelangsungan hidup spesies dalam jangka panjang karena memberikan ketahanan terhadap perubahan lingkungan dan penyakit.

Kesimpulan

Warna bulu kuning pada anak ayam saat menetas dipengaruhi oleh faktor genetika. Ayam yang menerima dua alel resesif untuk feomelanin dari kedua orangtuanya akan memiliki bulu kuning. Sementara itu, warna bulu lainnya seperti hitam dan coklat dihasilkan oleh kombinasi alel dominan dan resesif yang menghasilkan eumelanin.

Pemuliaan selektif dalam industri peternakan menjadi faktor penting dalam menghasilkan ayam dengan warna bulu yang diinginkan. Namun, perlu diingat pula tentang pentingnya menjaga keragaman genetik dalam populasi ayam untuk kelangsungan hidup spesies ini. Semoga pengetahuan tentang genetika dan pewarisan sifat pada ayam dapat memberi wawasan lebih dalam menghargai keanekaragaman alam.

Sumber:

  • https://ask.usda.gov/s/article/Why-is-some-poultry-skin-yellow
  • https://hobbypoultry.com/chickens-skin-fat-yellow/
  • https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fphys.2021.585089/full
  • https://cooking.stackexchange.com/questions/108939/is-the-yellow-skin-of-a-raw-chicken-indicating-that-it-has-been-dyed
  • https://www.cookist.com/chicken-color-what-are-the-differences-between-yellow-chicken-and-white-chicken/
  • https://www.piggyout.com/ayam-panggang-bumbu-kuning-indonesian-crispy-yellow-baked-chicken/
×

Rizki Adi Saputra

Alumni mahasiswa Peternakan, manusia biasa yang memiliki keterampilan copywriting, menulis, desain grafis, videografer dan juga koding. Selain itu juga bergelut di konten kreator dan sosial media spesialis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *