Press ESC to close

Indonesia Buktikan Kualitas Produk Olahan Unggas, Tembus Pasar Singapura

Jakarta – Klik Ternak. Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi, secara resmi melepas ekspor produk olahan unggas Indonesia ke Singapura. Ekspor ini menandai langkah maju Indonesia dalam mengembangkan sektor pertanian dan memperkuat posisinya sebagai produsen pangan dunia. Produk olahan unggas yang diekspor berasal dari berbagai merk dengan total kiriman sebanyak 3 kontainer atau sekitar 18 ton, dengan nilai transaksi mencapai USD 90.000.

Plt Mentan Arief Prasetyo mengungkapkan optimisme terhadap potensi Indonesia sebagai produsen pangan dunia di masa depan. Melalui dorongan kepada para pelaku usaha untuk aktif mencari peluang pasar internasional, Indonesia dapat mengambil peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan global.

“Indonesia bisa saja berpotensi menjadi produsen pangan dunia, salah satunya dengan mendorong para pelaku usaha agar aktif mencari peluang pasar internasional,” ungkap Plt Menteri Pertanian (Mentan), Arief Prasetyo Adi, dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Instagram resmi @kementrianpertanian.

Keberhasilan ekspor kali ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam pasar internasional. Selain Singapura, Indonesia juga telah berhasil menembus pasar Jepang, yang dikenal sebagai negara yang menerapkan standar ketat terkait keamanan pangan. Mentan Arief Prasetyo menambahkan bahwa ekspor ini akan berdampak positif terhadap upaya menekan impor dan memperkuat produksi pangan dalam negeri.

“Saya juga optimis ekspor kali ini dapat berimplikasi terhadap upayanya dalam menekan impor dan memperkuat produksi dalam negeri,” imbuh Mentan Arief.

Direktur Jenderal Pertenakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah, menyampaikan bahwa pencapaian ekspor ini dapat terwujud berkat penerapan standar dan aturan yang ketat dari Kementerian Pertanian. Dalam upaya memberikan jaminan pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pertenakan dan Kesehatan Hewan telah melakukan sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) kepada 4.482 unit usaha produk hewan hingga tahun 2023.

“Saya kira ekspor ini dapat dicapai karena Kementerian Pertanian melakukan penerapan berbagai standar dan aturan dalam menghasilkan produk pangan asal ternak yang berkualitas.” ujar Direktur Jenderal Pertenakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah dikutip dari suaramerdeka.com.

Dengan ekspor produk olahan unggas ini, Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam sektor pertanian. Upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan dalam negeri serta memenuhi standar internasional akan terus diupayakan guna memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen pangan dunia. (RED/KT)

×

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *