Probolinggo – KlikTernak. Menjelang momen Idul Adha, aktivitas jual beli hewan ternak seperti sapi dan kambing biasanya meningkat tajam. Pada periode ini, penting bagi kamu untuk lebih waspada terhadap kesehatan hewan, terutama terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit ini adalah penyakit menular yang sering menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kambing, domba, hingga kerbau.
PMK adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Aphthovirus dari famili Picornaviridae. Virus ini sangat mudah menyebar dan bisa bertahan cukup lama di lingkungan, bahkan pada benda-benda seperti kandang, alat peternakan, hingga pakaian manusia yang terkontaminasi.
Penularannya pun tidak bisa dianggap sepele. Ada beberapa cara penyebaran PMK yang perlu kamu pahami, yaitu melalui kontak langsung antara hewan yang terinfeksi dengan hewan sehat, kontak tidak langsung melalui manusia, peralatan, atau kendaraan yang terkontaminasi, serta melalui udara. Bahkan, dalam kondisi tertentu, virus ini bisa menyebar lewat udara hingga radius sekitar 10 kilometer, sehingga wabahnya bisa meluas dengan cepat.
Agar kamu tidak salah memilih hewan kurban, penting untuk mengenali ciri-ciri hewan yang terinfeksi PMK. Berikut beberapa tanda umum yang sering muncul:
Kalau kamu menemukan ciri-ciri tersebut pada hewan ternak, sebaiknya hindari untuk dijadikan hewan kurban, apalagi jika gejalanya sudah parah. Dalam kondisi tertentu, hewan dengan gejala berat bahkan tidak sah untuk dikurbankan.
Pencegahan menjadi langkah paling penting untuk menghindari penyebaran PMK, terutama saat menjelang Idul Adha. Berikut beberapa upaya yang bisa kamu lakukan:
Pastikan kamu membeli hewan dari peternak atau penjual yang memiliki reputasi baik. Hindari membeli hewan dari sumber yang tidak jelas asal-usulnya, karena berisiko membawa penyakit.
Sebelum membeli, perhatikan kondisi hewan secara langsung. Pastikan tidak ada luka lepuh, pincang, atau tanda-tanda penyakit lainnya. Hewan yang sehat biasanya aktif, nafsu makan baik, dan tidak mengeluarkan air liur berlebihan.
Salah satu langkah penting adalah memastikan hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Dokumen ini menjadi bukti bahwa hewan sudah diperiksa oleh petugas berwenang dan dinyatakan sehat.
Bagi peternak, menjaga kebersihan kandang sangat penting. Lakukan penyemprotan disinfektan secara rutin, bersihkan peralatan, dan batasi keluar-masuk orang ke area kandang.
Jika ada hewan yang menunjukkan gejala PMK, segera pisahkan dari hewan lain. Ini penting untuk mencegah penularan lebih luas.
Jangan menyentuh hewan yang sakit tanpa perlindungan. Jika terpaksa, pastikan kamu membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan hewan sehat.
Pengangkutan hewan dari satu daerah ke daerah lain harus diawasi. Kendaraan dan alat transportasi juga harus disterilkan agar tidak menjadi media penyebaran virus.
Salah satu hal yang perlu kamu pahami, PMK tidak memiliki pengobatan khusus yang bisa langsung menyembuhkan. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, penanganannya lebih berfokus pada meningkatkan daya tahan tubuh hewan.
Dalam banyak kasus, hewan yang terinfeksi bisa sembuh dengan sendirinya jika memiliki sistem imun yang kuat. Namun, proses pemulihan bisa memakan waktu dan tetap memerlukan perawatan yang baik, seperti pemberian pakan bergizi, menjaga kebersihan kandang, serta memastikan hewan tidak stres.
Meski begitu, pada hewan muda, PMK bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, pencegahan tetap menjadi langkah terbaik dibandingkan pengobatan.
Menjelang Idul Adha, penting bagi kamu untuk lebih teliti dalam memilih hewan qurban agar ibadah yang dilakukan sah dan aman. Untuk mengurangi risiko tersebut, pemerintah saat ini menganjurkan agar setiap hewan kurban memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Dengan memahami ciri-ciri penyakit PMK, cara pencegahan, serta pentingnya dokumen kesehatan, Kawan Ternak bisa lebih tenang saat memilih hewan kurban. Jadi, bukan hanya ibadah yang sah, tetapi juga aman, sehat, dan bermanfaat bagi semua. (Islamsyah)
Referensi:
Merauke - Klik Ternak. Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) bersama Himpunan Alumni Fakultas…
Merauke - Klik Ternak. Di dunia peternakan, pakan itu ibarat seperti bahan bakar utama untuk…
Probolinggo - Klik Ternak. Ketika Hari Raya Iduladha kita seringkali mendapat daging kambing dan daging…
Probolinggo - Klik Ternak. Pernahkah Kawan Ternak melihat sapi mengamuk sebelum disembelih saat Idul Adha?…
Probolinggo - KlikTernak. Bukan soal pakan atau kandang besar, ternyata rahasia sukses beternak sapi justru…
Probolinggo - KlikTernak. Di dunia peternakan, urusan pakan ternak memang bukanlah hal yang sepele. Bahkan,…