Categories: Berita Peternakan

Peternak Belu Diminta Aktif Laporkan Penyakit Endemik Hewan Musiman

Atambua – Klik Ternak. Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu mengajak peternak untuk aktif melaporkan gejala penyakit endemik musiman pada hewan ternak demi penanganan yang cepat dan tepat.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu, Ade Wahyuni, menekankan pentingnya kolaborasi antara peternak dan petugas lapangan dalam mendeteksi dini penyakit endemik pada hewan ternak. Ia mengajak seluruh peternak di wilayah Kabupaten Belu untuk proaktif melaporkan jika menemukan gejala penyakit musiman pada hewan peliharaan mereka.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para peternak, untuk terlibat aktif melaporkan jika ada hewan peliharaan yang menunjukkan gejala penyakit musiman,” ujar Ade Wahyuni saat ditemui, Senin (3/3/2025), dikutip dari rri.co.id.

Lebih lanjut, Ade menjelaskan beberapa penyakit endemik yang perlu diwaspadai, antara lain Septicaemia Epizootica (SE) atau Haemorraghic Septecaemia (HS) yang lebih dikenal sebagai penyakit ngorok pada sapi, Newcastle Disease (tetelo) pada ayam, dan Hog Cholera (kolera babi) atau classical swine fever.

Ia menyayangkan masih minimnya laporan dari masyarakat kepada petugas penyuluh lapangan peternakan dan kesehatan hewan. Akibatnya, deteksi penyebaran penyakit endemik menjadi kurang efektif.

“Sejauh ini belum ada laporan yang masuk. Informasi yang kami dapat, masyarakat cenderung langsung menguburkan atau menyembelih hewan yang menunjukkan gejala penyakit pada babi, sapi, maupun ayam. Hal ini perlu menjadi perhatian seluruh peternak,” jelasnya.

Menurut Ade, partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kasus penyakit hewan sangat penting. Selain vaksinasi yang rutin dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan, lalu lintas migrasi hewan ternak juga berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit. Dengan laporan yang cepat, pihaknya dapat melakukan penanganan secara cepat, tepat, dan terukur.

Untuk diketahui, penyakit endemik pada hewan ternak dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi peternak. Selain kematian hewan, penurunan produksi juga dapat mempengaruhi pendapatan peternak.(RED/KT)

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Recent Posts

Pakar IPB Ingatkan Panitia Qurban Jangan Mengasah Pisau di Dekat Hewan Sembelihan

Merauke - Klik Ternak. Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) bersama Himpunan Alumni Fakultas…

1 hari ago

Tutorial Membuat Bank Pakan Ternak Untuk Kambing Dan Sapi

Merauke - Klik Ternak. Di dunia peternakan, pakan itu ibarat seperti bahan bakar utama untuk…

2 hari ago

Jangan Sembarangan! Begini Cara Mengolah Daging Qurban Yang Tepat

Probolinggo - Klik Ternak. Ketika Hari Raya Iduladha kita seringkali mendapat daging kambing dan daging…

5 hari ago

Stres pada Sapi: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Probolinggo - Klik Ternak. Pernahkah Kawan Ternak melihat sapi mengamuk sebelum disembelih saat Idul Adha?…

5 hari ago

4 Tips Sukses Merawat Anak Sapi yang Baru Lahir

Probolinggo - KlikTernak. Bukan soal pakan atau kandang besar, ternyata rahasia sukses beternak sapi justru…

5 hari ago

Mengenal Indigofera Sebagai Bank Pakan Ternak Alami

Probolinggo - KlikTernak. Di dunia peternakan, urusan pakan ternak memang bukanlah hal yang sepele. Bahkan,…

5 hari ago