Press ESC to close

Tulungagung Raja Babi Jatim, tapi Produksi Daging Nomor Tiga

Tulungagung – Klik Ternak. Tulungagung ternyata menyimpan potensi besar di sektor peternakan babi. Bayangkan saja, 11 ribu ekor babi memenuhi 23 peternakan yang tersebar di lima kecamatan. Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) setempat menunjukkan angka ini menjadikan Tulungagung sebagai wilayah dengan populasi babi terbanyak di Jawa Timur. Namun, ironisnya, produksi daging babi dari Tulungagung hanya mampu menempati urutan ketiga di provinsi ini.

“Secara populasi, Tulungagung tertinggi. Namun, untuk produksi daging kami berada di urutan ketiga,” ujar Kabid Kesehatan Hewan Disnakeswan Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani, dilansir dari jppn.com, Sabtu (09/08/2025).

Lima kecamatan menjadi pusat pengembangan ternak babi di Tulungagung. Sebut saja Ngunut, Pagerwojo, Sumbergempol, Rejotangan, dan Kalidawir. Dari kelima wilayah itu, Ngunut menjadi rumah bagi populasi babi terbanyak. Daging babi dari Tulungagung mayoritas dikirim ke kota-kota besar di Jawa seperti Surabaya, Bandung, dan Solo. Sementara itu, pasar di luar Jawa masih sulit ditembus.

“Distribusi luar Jawa relatif sulit karena daerah lain juga memiliki populasi babi yang cukup tinggi” jelas Tutus.

Meski demikian, Tutus menegaskan seluruh peternakan babi di Tulungagung telah mengantongi izin operasional. Standar perawatan dan biosekuriti pun menjadi perhatian utama para pengusaha. Mayoritas peternakan babi di Tulungagung memang berorientasi komersial, sehingga kualitas menjadi prioritas. (RED/KT)

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan