
Merauke – Klik Ternak. Memahami “mesin pencetak” bibit ayam atau Day Old Chick (DOC) adalah kewajiban bagi praktisi breeding. Mari kita telusuri organ reproduksi betina terlebih dahulu. Ovarium ayam betina menyimpan hirarki folikel yang bertingkat-tingkat dari ukuran kecil hingga besar.

Saat ovulasi, folikel yang matang akan ditangkap oleh infundibulum, sebuah saluran awal oviduk tempat terjadinya pembuahan yang berlangsung singkat sekitar 15-18 menit. Setelah itu, sel telur bergerak ke magnum selama kurang lebih 3 jam untuk dibungkus putih telur. Perjalanan berlanjut ke istmus selama 1 jam untuk pembentukan selaput tipis, lalu berdiam paling lama di uterus (sekitar 20 jam) untuk dicetak menjadi cangkang keras. Terakhir, telur melewati vagina yang melapisinya dengan kutikula anti-bakteri.
Satu keajaiban alam dari ayam betina adalah mereka memiliki “bank sperma” alami. Di area perbatasan antara uterus dan vagina (utero-vaginal junction), terdapat celah-celah kecil tempat sperma pejantan bisa bersembunyi. Sperma ini bisa bertahan hidup dan membuahi sel telur secara bertahap selama 4 hingga 32 hari ke depan! Inilah sebabnya ayam betina tetap bisa menghasilkan telur fertil meski tidak setiap hari kawin.

Bagaimana dengan si jantan? Anatomi pejantan ayam juga sangat berbeda dari hewan ternak lain. Testis ayam tidak menggantung di luar, melainkan tersimpan aman di dalam rongga perut (intra-abdomen).
Hebatnya, meski suhu tubuh ayam tergolong panas (sekitar 41-43°C), sel Leydig dan sel Sertoli di testis tetap bisa melakukan proses pembentukan sperma (spermatogenesis) secara sempurna dalam waktu 13-14 hari. Saluran kopulasinya pun hanya berupa papila kecil yang rudimenter. Karena letak testisnya yang di dalam tubuh ini, kualitas dan kuantitas semen pejantan akan sangat mudah anjlok apabila ayam mengalami stres akibat suhu kandang yang terlalu panas (Klik Ternak).
Referensi:
- Safitri, E., & Plumeriastuti, H. (2023). Ayam Broiler: Aspek Fisiologi Reproduksi & Patologinya. Surabaya: Airlangga University Press.
Baca Klik Ternak di Google News
Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp
