Press ESC to close

Tips Ampuh Menjaga Produksi Telur Puyuh Saat Cuaca Ekstrem

Bogor – Klikternak. Wah, ngomongin cuaca ekstrem ini memang jadi tantangan berat buat para peternak puyuh, ya. Apalagi di negara kita yang iklimnya tropis, perubahan cuaca bisa tiba-tiba banget. Kadang panasnya nyengat sampai puyuh megap-megap, eh tiba-tiba hujan deras berhari-hari bikin kandang lembap dan bau.

Jujur, pas musim kemarau kemarin, saya sendiri sempat pusing tujuh keliling mikirin produksi telur yang turun drastis. Belum lagi pas musim hujan, puyuh jadi gampang sakit dan produksinya ikutan loyo. Nah, makanya, kita perlu banget nih punya jurus jitu buat ngadepin cuaca yang nggak menentu ini biar puyuh kita tetap sehat dan telurnya tetap melimpah!

Kenapa Sih Puyuh Gampang Banget Stres sama Cuaca Ekstrem?

Begini lho, sebetulnya puyuh itu kan unggas kecil, jadi puyuh memang lebih sensitif sama perubahan suhu dan kelembaban lingkungan. Idealnya, puyuh itu paling nyaman di suhu 20-25°C dengan kelembaban sekitar 60-70%. Kalau suhunya di luar itu, mereka langsung nggak nyaman dan mulai stres.

Pas Panas Terik (Heat Stress): Coba bayangkan kalau kita kepanasan banget, pasti langsung lemas, malas makan, dan pengen minum terus, kan? Nah, puyuh juga begitu. Kalau suhu kandang sudah di atas 27°C, puyuh mulai kepanasan dan istilahnya kena heat stress. Mereka akan:

  1. Membuka paruh dan napas cepat (panting): Ini cara mereka ngeluarin panas tubuh.
  2. Minum lebih banyak: Bisa sampai 2-3 kali lipat dari biasanya.
  3. Makan lebih sedikit: Nah, ini yang bikin produksi telur turun drastis, karena nutrisi buat bikin telur jadi kurang.
  4. Lemas dan nggak aktif: Bahkan ada yang sampai mengepakkan sayap di lantai kandang.

Kalau kondisi ini terus-menerus, puyuh bisa rentan sakit dan bahkan mati. Produksi telur bisa anjlok 20-30% lho!

Pas Dingin atau Hujan (Cold Stress): Sebaliknya, kalau terlalu dingin apalagi di bawah 18°C, puyuh juga stres. Mereka akan:

  1. Menggigil dan bergerombol: Cari kehangatan satu sama lain.
  2. Makan lebih banyak: Buat memproduksi panas tubuh, tapi jadi nggak efisien.
  3. Gampang sakit: Terutama penyakit pernapasan karena kandang lembap.

Intinya, puyuh itu butuh kondisi yang stabil biar bisa fokus bertelur. Kalau lingkungannya nggak pas, energinya habis buat ngatur suhu tubuh, bukan buat produksi telur.

Jurus Jitu Ngadepin Musim Panas Ekstrem

Musim panas itu memang tantangan besar. Tapi jangan khawatir, ada beberapa tips yang bisa kita terapkan:

1. Atur Ventilasi dan Kipas Angin:

  • Buka semua jendela dan pintu kandang: Biar udara segar masuk dan panas keluar.

Pasang kipas angin: Kalau suhu di atas 32°C, kipas angin atau exhaust fan* itu penting banget buat ngedorong udara panas keluar.

  • Kasih naungan: Pakai paranet atau tanam pohon di sekitar kandang. Ini bisa nurunin suhu sampai 3-5°C, lumayan banget kan?
  • Siram atap: Kalau atap kandang panas banget, coba siram air di atasnya pas siang hari. Ini efektif banget buat nurunin suhu di dalam kandang.

Sistem fogging: Kalau ada modal lebih, pasang fogger* yang nyemprot kabut air halus. Ini bisa bikin suhu turun drastis lewat penguapan. Tapi ingat, jangan semprot langsung ke puyuhnya ya, dan pastikan ventilasi tetap bagus biar nggak terlalu lembap. 2. Perhatikan Air Minum:

  • Sediakan air minum SEBANYAK-BANYAKNYA (Adlibitum): Puyuh haus banget pas panas, jadi jangan sampai kehabisan.
  • Ganti air minum lebih sering: Minimal 3-4 kali sehari biar selalu segar dan bersih.
  • Kasih air dingin: Nah, ini tips dari peneliti IPB! Kasih air minum yang dicampur es batu (sekitar 75% es dari volume air) bisa bikin puyuh lebih nyaman dan nurunin stres panas.
  • Tambahkan vitamin C atau elektrolit: Campurkan vitamin C (sekitar 200 mg/kg air) atau elektrolit komersial ke air minum. Ini bantu puyuh ngatasin stres dan ningkatin nafsu makan.

3. Atur Jadwal dan Komposisi Pakan:

  • Kasih makan pas pagi dan sore: Berikan 30-40% pakan di pagi hari (sebelum jam 8) dan sisanya (60-70%) di sore hari (setelah jam 5). Kenapa? Karena pas siang hari, suhu panas banget, puyuh kalau makan malah makin kepanasan karena proses pencernaan juga ngeluarin panas.
  • Tambahkan minyak nabati: Sedikit minyak (0,5-1%) ke pakan bisa ningkatin energi tanpa bikin puyuh makin kepanasan.

Jurus Jitu Ngadepin Musim Hujan Berkepanjangan

Musim hujan itu musuh utamanya adalah kelembaban dan penyakit. Ini dia tipsnya:

1. Jaga Kebersihan dan Sanitasi Kandang:

  • Rajin bersihin kotoran: Setiap hari kalau bisa! Kotoran yang numpuk pas lembap itu sarang bakteri dan jamur. Belum lagi bau amonianya yang bikin puyuh gampang sakit pernapasan.
  • Desinfeksi rutin: Semprot desinfektan yang aman (kayak Medisep atau Neo Antisep) 2-3 kali seminggu. Tapi ingat, jangan pas pagi atau malam yang lembap banget ya, cari pas ada angin sepoi-sepoi biar cepat kering.
  • Tabur kapur atau sekam kering: Ini bagus banget buat nyerap kelembaban berlebih di lantai kandang dan ngurangin bau amonia.

2. Atur Ventilasi dan Kontrol Kelembaban:

  • Tetap jaga ventilasi: Meskipun hujan, jangan tutup rapat semua celah. Cari celah yang nggak kena tampias hujan biar udara tetap bisa keluar masuk.
  • Pakai tirai plastik atau terpal: Pasang di sisi kandang yang kena angin kencang atau tampias hujan. Ini penting buat ngelindungin puyuh.
  • Kontrol suhu dan kelembaban: Usahakan suhu kandang 28-29°C dan kelembaban 60-70%. Kalau terlalu lembap, bisa pasang lampu tambahan atau pemanas kecil buat ngurangin kelembaban.

3. Tambahkan Vitamin dan Probiotik:

  • Vitamin tambahan: Penting banget buat daya tahan tubuh puyuh. Vitamin E, A, D3, dan C akan bantu puyuh lebih kuat ngelawan penyakit.
  • Probiotik: Campurkan probiotik ke air minum. Ini bantu jaga kesehatan pencernaan puyuh, bikin mereka lebih sehat, dan penyerapan nutrisi pakan jadi lebih bagus.

4. Perhatikan Pakan dan Penyimpanannya:

  • Simpan pakan di tempat kering: Pakai palet biar karung pakan nggak langsung nempel di lantai. Pakan yang lembap itu cepet jamuran dan bahaya buat puyuh.
  • Cek kadar air pakan: Jangan lebih dari 14%! Kalau terpaksa dapat pakan lembap, jemur sebentar atau pakai secepatnya.
  • Jangan kasih pakan apek: Kalau pakan sudah lembap atau bau apek, jangan dikasih ke puyuh ya, bisa bikin diare dan sakit.

5. Pencegahan Penyakit:

  • Vaksinasi rutin: Jangan sampai terlewat jadwal vaksinasi, terutama vaksin ND (Newcastle Disease) buat ngelindungin dari penyakit tetelo.
  • Isolasi puyuh sakit: Kalau ada puyuh yang bersin, batuk, lemas, atau nggak nafsu makan, segera pisahkan dari yang sehat biar nggak menular.
  • Siapkan obat-obatan: Sediakan antibiotik spektrum luas buat jaga-jaga kalau ada puyuh yang sakit.

Jurus Jitu Ngadepin Angin Kencang dan Badai

Angin kencang dan badai ini bahaya banget buat struktur kandang.

1. Perkuat Kandang:

  • Cek struktur kandang rutin: Pastikan tiang dan rangka kandang kokoh. Kalau perlu, tambahin penguat.
  • Amankan atap: Pastikan atap terpasang kuat, jangan sampai terbang atau bocor pas angin kencang. Atap bocor itu bikin kandang lembap dan puyuh gampang sakit.

2. Lindungi Sisi Kandang:

  • Pasang tirai atau terpal: Tutup sisi kandang yang menghadap arah angin kencang. Ini buat ngelindungin puyuh dari terpaan angin dan hujan langsung.
  • Jangan tutup rapat semua: Tetap sisakan celah buat ventilasi ya, biar nggak pengap dan lembap di dalam.

3. Siapkan Rencana Darurat:

  • Rencana evakuasi: Pikirkan kalau-kalau kandang rusak parah, mau dipindahin ke mana puyuhnya?
  • Pangkas pohon besar: Kalau ada pohon gede di sekitar kandang yang rawan roboh, mending dipangkas cabangnya.
  • Asuransi: Pertimbangkan asuransi peternakan buat ngurangin risiko kerugian finansial akibat bencana alam.

Kunci Sukses: Pantau Terus dan Jangan Malas!

Semua jurus di atas nggak akan maksimal kalau kita nggak rajin memantau.

  • Pantau suhu dan kelembaban: Pasang termometer dan hygrometer di kandang. Kalau perlu, pakai teknologi sensor biar bisa dipantau dari HP.
  • Pantau produksi telur: Catat setiap hari berapa telur yang dihasilkan, berapa beratnya, dan gimana kualitas kerabangnya. Kalau ada penurunan, itu tanda puyuh lagi stres.
  • Pantau perilaku puyuh: Rajin-rajinlah perhatikan puyuh saat dikasih makan atau minum. Kalau ada yang aneh, langsung tanggap.

Intinya sih, cuaca ekstrem itu memang di luar kendali kita. Tapi, kita bisa kok meminimalkan dampaknya dengan persiapan yang matang dan respons yang cepat. Memahami kebutuhan puyuh di berbagai kondisi cuaca itu penting banget. Dengan begitu, kita bisa merancang strategi yang pas dan tepat waktu.

Jadi, jangan cuma pas masalah muncul baru panik. Lebih baik proaktif menyiapkan segala sesuatunya dari sekarang. Investasi di kandang yang kuat, sistem ventilasi yang bagus, dan selalu sedia vitamin serta suplemen cadangan itu penting banget.

Peternak yang siap dari awal pasti akan lebih unggul dan puyuhnya tetap produktif sepanjang tahun. Ini bukan lagi pilihan, tapi KEHARUSAN kalau kita mau usaha puyuh kita terus maju. (Klikternak)

Referensi

  1. Situmeang, J. M., Muharlien, & Achmanu. (2017). Performa produksi puyuh petelur pada suhu kandang berbeda dengan frekuensi dan periode pemberian pakan yang berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan5(2), 4-12. Tersedia di http://eprints.undip.ac.id/54997/3/Bab_II.pdf, diakses pada 24/01/26..
  2. Herlina, E., Situmeang, J. M., & Sinaga, M. (2017). Pengaruh frekuensi dan periode pemberian pakan terhadap performa produksi puyuh petelur. Prosiding Seminar Nasional Polbangtan Yoma, 92-103. Tersedia di https://jurnal.polbangtanyoma.ac.id/index.php/pros2020yoma/article/view/515, diakses pada 24/01/26.
  3. Institut Pertanian Bogor. (2023, Agustus 29). Peneliti IPB berikan air es pada ternak puyuh untuk hindari stres. Tersedia di https://www.ipb.ac.id/news/index/2018/07/peneliti-ipb-berikan-air-es-pada-ternak-puyuh-untuk-hindari-stres/4f00612bdc15759367550ecf83b9cb4b, diakses pada 24/01/26.
  4. Medion. (2025, Juli 13). Menghindari cekaman panas di kandang puyuh. Tersedia di https://www.medion.co.id/info-medion/menghindari-cekaman-panas-di-kandang-puyuh/, diakses pada 24/01/26.

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan