Press ESC to close

Gizi Ternak Lemah di Mulyaharja Paramedik Veteriner IPB Turun Tangan dengan Mineral Blok

Bogor – Klik Ternak. Tim Paramedik Veteriner Sekolah Vokasi IPB menemukan masalah serius terkait nutrisi ternak di Kelurahan Mulyaharja, Bogor, Jawa Barat.

Hasil pemeriksaan menunjukkan defisiensi gizi parah yang berdampak pada kesehatan dan reproduksi hewan ternak di kalangan anggota Kelompok Tani Dewasa (KTD) Lemah Duhur. Program pengabdian masyarakat ini, yang berlangsung dari Agustus hingga Desember 2025, menawarkan solusi inovatif melalui pelatihan pembuatan mineral blok.

Identifikasi awal masalah dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan dan diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan para peternak.

“Banyak peternak mengeluhkan masalah kesehatan reproduksi dan gizi yang kurang pada ternak mereka,” ungkap drh. Miranti Fardesiana Putri, S.KH., M.Si., Ketua Tim Program Pengabdian Prodi Paramedik Veteriner, di Mulyaharja.

Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendekatan menyeluruh dalam mengatasi permasalahan nutrisi ternak yang sering dialami peternak.

“Kami ingin memastikan peternak tidak hanya mendapat solusi praktis, tetapi juga memahami akar permasalahan nutrisi yang dihadapi ternak mereka,” jelas Miranti.

Pemeriksaan dilanjutkan secara langsung, meliputi fisik, darah, feses, dan pakan rumput ternak domba. Dari hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium, terungkap berbagai indikasi gangguan kesehatan yang berkaitan erat dengan defisiensi nutrisi. Penilaian Body Condition Score (BCS) banyak berada pada skor 2, menunjukkan kondisi tubuh ternak yang kurus. Kasus reproduksi yang tinggi juga menjadi indikator kuat, ditambah dengan kualitas pakan yang kurang memadai. Hasil laboratorium menunjukkan kadar ALT dan ALB dalam darah yang rendah, mengindikasikan adanya gangguan penyerapan protein.

Sementara itu, analisis pakan menunjukkan bahwa hijauan yang diberikan peternak belum mencukupi kalori dan nutrisi trace mineral yang dibutuhkan.

Tim kemudian melanjutkan program dengan sesi edukasi intensif mengenai permasalahan nutrisi dan hasil pemeriksaan kesehatan kepada peternak.

“Banyak peternak yang tidak menyadari bahwa pakan hijauan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mineral ternak,” tutur drh. Heryudianto Vibowo, S.K.H., M.Si. saat memberikan penyuluhan.

Sebagai solusi konkret, tim memperkenalkan mineral blok sebagai suplemen yang efektif dan ekonomis. Mineral blok yang diajarkan mengandung garam, kapur, dedak, molase, dan mineral premix, bahkan dilengkapi herbal dan tambahan protein yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik ternak berdasarkan hasil pemeriksaan.

Pak Mansyur, salah satu peternak, menyatakan apresiasinya.

“Selama ini kambing saya sering sakit dan produksi susunya menurun. Setelah diperiksa dan dijelaskan, ternyata masalahnya adalah kekurangan mineral. Saya sangat berterima kasih karena sekarang tahu cara mengatasinya,” ujar Mansyur.

Ketua KTD Lemah Duhur dan seluruh peternak sangat mengapresiasi program ini, berharap dampak positif jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan mereka. Tim Prodi Paramedik Veteriner berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan, memastikan penerapan program berjalan optimal.

Melalui program terpadu ini, diharapkan produktivitas ternak meningkat, dan kesejahteraan peternak di Kelurahan Mulyaharja semakin membaik. (Klikternak)

  • Reportase : drh. Miranti Fardesiana Putri, S.KH., M.Si (Dosen Paramedik Veteriner, Sekolah Vokasi IPB)
  • Editorial : Klik Ternak

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan