Press ESC to close

Hitung Days Open Sapi Perah agar Usaha Ternak Tidak Boncos

Bogor  – Klik ternak. Induk sapi yang dibiarkan berbulan-bulan tanpa bunting kembali adalah beban berjalan di dalam kandang. Pakan terus dikunyah setiap hari. Tenaga kerja tetap keluar. Namun, rahimnya kosong melompong tanpa ada tanda-tanda pedet baru yang sedang tumbuh.

Ruginya nyata.

Periode kosong yang terlalu panjang ini di dunia peternakan dikenal dengan istilah  days open. Menguasai cara menghitungnya bukan sekadar gaya-gayaan mencatat data di atas kertas, melainkan benteng pertahanan agar kantongmu tidak bocor akibat memberi pakan pada ternak yang mandek berproduksi.

Apa Itu Days Open dan Bagaimana Rumusnya?

Secara sederhana, days open adalah jumlah hari yang terlewati sejak induk melahirkan hingga ia terbukti bunting kembali lewat pemeriksaan kebuntingan.

Rumus dasarnya sangat ringkas:

Rumus Generated 1

Tanggal konsepsi dihitung dari tanggal pelaksanaan inseminasi buatan (IB) atau kawin alam terakhir yang benar-benar membuahkan kebuntingan, bukan tanggal perkawinan pertama yang gagal.

Jika kamu sudah terbiasa mencatat jarak beranak (calving interval), rumus ini juga bisa dibalik. Mengingat lama kebuntingan sapi rata-rata berkisar 280 hingga 285 hari (sekitar 9 bulan 10 hari), maka rumusnya menjadi:

Rumus Generated

Contoh Nyata Perhitungan di Kandang

Bayangkan kamu punya seekor induk sapi bernama Si Manis.

Si Manis melahirkan pedet secara normal pada tanggal 10 Januari. Setelah masa pemulihan rahim selesai, kamu mengamati siklus birahinya. Pada tanggal 1 Maret (hari ke-50 setelah beranak), tanda birahi muncul, lalu mantri hewan datang menyuntikkan semen beku. Sayangnya, tiga minggu kemudian Si Manis kembali minta kawin, artinya suntikan pertama gagal.

Inseminasi kedua dilakukan pada tanggal 22 Maret. Sebulan kemudian, petugas melakukan perabaan rektal dan menyatakan Si Manis positif bunting.

Maka cara menghitung days open Si Manis:
– Tanggal melahirkan: 10 Januari
– Tanggal kawin yang berhasil bunting: 22 Maret
– Total hari dari 10 Januari ke 22 Maret: 71 hari

Rumus Generated 2

Artinya, days openSi Manis berada di angka 71 hari.

Berapa Standar Ideal Days Open di Lapangan?

Angka ideal days open pada sapi berkisar antara 60 sampai 90 hari. Maksimal 100 hari.

Kenapa harus mengejar angka 60–90 hari? Target emas setiap peternak pembibitan adalah menghasilkan satu pedet per tahun dari satu ekor induk (calving interval 365 hari). Kalau masa bunting memakan waktu 285 hari, kamu hanya punya sisa waktu bersih sekitar 80 sampai 85 hari pascamelahirkan untuk membuat induk itu bunting lagi.

Angkanya tidak boleh meleset jauh.

Begitu days open menembus lebih dari 120 hari, lampu kuning menyala di kandangmu. Lebih dari 150 hari? Itu lampu merah. Peternak mulai menombok biaya pakan harian tanpa ada kepastian produksi susu atau kelahiran pedet berikutnya.

Mengapa Angka Days Open Sering Molor?

Ada tiga biang kerok utama yang sering membuat masa kosong induk membengkak di lapangan:

  1. Birahi tenang (silent heat) yang terlewat Induk sebenarnya sudah birahi, tetapi gejalanya sangat samar karena peternak malas mengamati kandang pada jam-jam rawan seperti fajar atau petang.
  2. Kekurangan pakan berenergi. Induk yang baru melahirkan butuh banyak energi untuk memproduksi susu. Bila pakannya pas-pasan, tubuh induk mengalami defisit energi, yang seketika menekan kerja hormon reproduksi.
  3. Infeksi saluran reproduksi. Proses melahirkan yang kotor atau retensi plasenta yang tidak ditangani tuntas membuat rahim meradang, sehingga sel telur yang sudah dibuahi gagal menempel.

Cek kartu catatan ternak di dinding kandangmu hari ini. Hitung sudah berapa ratus hari jarak melahirkan terakhir induk-indukmu tanpa ada status kebuntingan yang jelas. Jika kamu ingin mengkalkulasi masa kosong, efisiensi reproduksi, hingga kebutuhan pakan secara praktis tanpa pusing hitung manual, gunakan alat bantu hitung di Klikternak.com/kalkulator-ternak agar performa kandang tetap terpantau rapi (Klikternak)

Sumber Referensi:
– Caroprese et al. (2015)
– Gicheha (2021)
– Mishra & Swain (2022)

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Share this:

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif