Press ESC to close

Kejutan! Virus Flu Burung Terdeteksi pada Sapi Perah dan Dokter Hewan

Bogor – Klik Ternak. Wabah flu burung (H5N1) yang semula diasosiasikan dengan unggas kini dilaporkan telah menyebar secara diam-diam pada sapi perah. Lebih mengejutkan lagi, antibodi virus ini ditemukan pada dokter hewan yang bahkan tidak pernah kontak langsung dengan sapi yang terinfeksi.

Menurut laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), wabah flu burung pada sapi perah di AS pertama kali terdeteksi pada Maret 2024 dan kini telah menyebar ke 968 peternakan sapi perah. Studi CDC terbaru melakukan tes darah pada 150 dokter hewan sapi di AS dan Kanada untuk mendeteksi antibodi flu burung.

“Hasilnya sangat mengejutkan, tiga dokter hewan ditemukan memiliki antibodi terhadap virus tersebut,” ungkap laporan CDC seperti dikutip dari Euronews Health, (15/06/2024). Ketiganya tidak melaporkan gejala influenza atau konjungtivitis, gejala umum infeksi flu burung pada manusia.

Kejadian ini semakin membingungkan karena tak satu pun dari dokter hewan tersebut pernah melakukan kontak dengan sapi yang diduga terinfeksi flu burung. Bahkan, salah satu dokter hewan pernah merawat sapi di negara bagian yang belum melaporkan adanya infeksi flu burung pada sapi maupun manusia. Hal ini mengindikasikan bahwa sapi perah dapat terinfeksi flu burung di wilayah yang belum teridentifikasi keberadaan virusnya.

Profesor epidemiologi veteriner dan ilmu data di University of Edinburgh, Rowland Kao, menekankan potensi risiko yang ditimbulkan oleh penyebaran flu burung pada mamalia. “Setiap kali manusia terinfeksi, ada kemungkinan virus tersebut berevolusi secara langsung atau berkombinasi dengan flu musiman,” jelas Kao kepada Euronews Health.

H5N1 telah menyebar luas di antara burung liar dan unggas secara global. Para ilmuwan terus memantau virus ini secara ketat untuk mendeteksi perubahan yang memungkinkan penyebaran di antara manusia. Meskipun penyebarannya luas pada burung, kasus virus ini pada manusia masih tergolong jarang.

Untuk diketahui, penularan virus flu burung pada sapi perah menjadi perhatian serius karena dapat mengancam ketahanan pangan dan ekonomi peternak. Pemerintah dan otoritas kesehatan hewan perlu meningkatkan pengawasan dan pengujian untuk mendeteksi dini penyebaran virus ini. Selain itu, penting untuk menerapkan langkah-langkah biosekuriti yang ketat di peternakan sapi perah guna mencegah penularan dan penyebaran virus flu burung. (RED/KT)

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif