
Jember – Klik Ternak. Peternakan “Harjo Lestari” di Jember membuktikan bahwa beternak tidak harus identik dengan kotor dan kumuh. Justru, mereka berhasil membangun peternakan modern yang berfokus pada peningkatan kualitas genetik ternak hingga ke kancah internasional. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mengimpor domba Suffolk berkualitas tinggi.
Huda, pemilik peternakan Harjo Lestari, menjelaskan bahwa peternakannya menjadi salah satu yang pertama di Indonesia yang mampu melakukan impor domba. “Seluruh Indonesia nggak banyak yang bisa impor. Jember termasuk yang awal bisa impor. Alasannya karena tujuannya breeding atau pengembangbiakan, jadi kita ambil genetik murni,” jelas Huda, dikutip dari tadatodays.com, Selasa (08/03/25).

Proses impor ini tidaklah mudah. Menurut Huda, mereka telah mengurus perizinan sejak tahun 2019, hingga akhirnya baru bisa melakukan impor pada tahun 2022, dan kembali mengimpor pada tahun 2024. Upaya ini dilakukan demi mendapatkan genetik terbaik, full blood Suffolk, untuk memperkuat kualitas ternak lokal.
“Ketika para peternak menjadi lebih kuat, mereka bisa lebih mandiri dalam impor dan pengembangan genetika ternak,” tegas Huda, menekankan pentingnya peningkatan kualitas peternak lokal.
Untuk memperkuat posisinya di pasar ternak, Harjo Lestari juga mengembangkan brand “Harles Suffolk Studs”. Domba Suffolk sendiri dikenal dengan ciri khas kepala dan kaki hitam, serta merupakan salah satu domba pedaging terbesar di dunia.
Tidak hanya berfokus pada produksi daging, Harjo Lestari juga melakukan pemuliaan genetik untuk meningkatkan kualitas domba Sofas, hasil persilangan antara Suffolk dengan domba Gibas lokal. “Kami ingin mengembalikan kejayaan Sofas. Sofas yang lahir di Jember nantinya harus berkualitas tinggi. Banyak pembeli di Jombang, banyak juga yang lahir di sana,” ujar Huda.
Huda menambahkan, saat ini pihaknya masih membutuhkan lebih banyak peternak di Jember yang memiliki visi yang sama agar kejayaan Sofas benar-benar dapat dikembalikan. “200 ekor nggak cukup, tapi kita sudah bersyukur sejauh ini. Yang penting, kita bisa dikenal oleh peternak di seluruh Indonesia,” tutur Huda dengan optimis.
Sebagai informasi, domba Suffolk merupakan salah satu jenis domba yang populer di dunia karena kualitas dagingnya yang unggul. Sementara itu, domba Sofas merupakan domba lokal Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. (RED/KT)
Baca Klik Ternak di Google News
Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp





