Press ESC to close

KUR untuk Peternak: Modal Usaha Gampang, Ternak Makin Berkembang!

Jakarta – Klikternak. Musim ini banyak banget temen – temen peternak yang cerita soal rencana pengembangan usaha. Ada yang mau nambah bibit, ada yang mau bangun kandang lebih modern. Tapi ya gitu deh, kendala klasik: modal! Nah, pas banget, kali ini Klik Ternak mau kupas tuntas soal Kredit Usaha Rakyat (KUR), solusi buat modal usaha di peternakan kamu.

Apa Sih KUR Itu, dan Kenapa Penting Buat Peternak?

Simpelnya, KUR itu pinjaman modal dari pemerintah yang disalurkan lewat bank, khusus buat bantu UMKM, termasuk peternak kayak kita. Bedanya sama pinjaman biasa? Bunganya lebih rendah, syaratnya lebih mudah, dan yang paling penting, bisa bantu kita mengembangkan usaha tanpa pusing soal agunan.

Jenis-Jenis KUR yang Cocok Buat Usaha Ternak

Ada beberapa jenis KUR yang bisa kamu pilih, tergantung kebutuhan dan skala usaha:

KUR Super Mikro:

  1. Buat kamu yang baru mulai atau butuh modal kecil, maksimal 10 juta.
  2. Bunganya cuma 3% per tahun!
  3. Nggak perlu agunan tambahan, loh!

KUR Mikro:

  1. Kalau modal yang dibutuhkan antara 10 juta sampai 100 juta, ini pilihan tepat.
  2. Bunganya 6% per tahun buat yang baru pertama kali pinjam.
  3. Tetep nggak perlu agunan tambahan!

KUR Kecil:

  1. Buat yang usahanya udah lumayan besar dan butuh modal antara 100 juta sampai 500 juta.
  2. Bunganya sama kayak KUR Mikro, 6% per tahun.
  3. Nah, kalau ini perlu agunan, bisa berupa tanah, bangunan, atau kendaraan bermotor.

KUR Khusus Peternakan Rakyat:

  1. Ini yang paling menarik buat peternak! Plafonnya 50 juta sampai 500 juta per anggota kelompok.
  2. Cocok buat kelompok tani yang dikelola bareng-bareng.
  3. Syarat agunannya lebih fleksibel, bisa dari aset kelompok atau anggota.
  4. Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Jangan keder dulu lihat daftar syaratnya. Sebetulnya, nggak serumit yang dibayangkan, kok.

Syarat Umum:

  • WNI yang punya e-KTP (wajib, ya!).
  • Umur minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Usaha peternakan sudah jalan minimal 6 bulan.
  • Nggak lagi punya pinjaman produktif dari bank lain (kalau cicilan rumah atau motor sih nggak masalah).

Syarat Khusus Peternakan:

  1. Kamu harus tergabung dalam kelompok tani atau badan usaha peternakan.
  2. Usaha peternakan mencakup semua kegiatan, dari hulu sampai hilir (dari bibit sampai penjualan)

Dokumen yang Wajib Disiapkan:

  1. Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  2. Fotokopi Surat Nikah (kalau sudah menikah).
  3. Surat ijin usaha atau keterangan usaha dari kelurahan/kecamatan.
  4. Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari RT, RW, dan Kelurahan.

Dokumen Tambahan (Tergantung Jenis KUR):

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk KUR di atas Rp 50 juta.
  2. Fotokopi dokumen jaminan untuk kredit di atas Rp 100 juta.
  3. Dokumen agunan untuk KUR Kecil (tanah/bangunan atau kendaraan bermotor).

Langkah-Langkah Mengajukan KUR:

  1. Tentukan jenis KUR yang paling pas, siapkan semua dokumen, dan pastikan usaha peternakanmu sudah jalan minimal 6 bulan.
  2. Pengajuan Permohonan:
    1. Online (khusus BRI): Buka website BRI, daftar, isi data diri dan data usaha, upload dokumen, lalu ajukan pinjaman.
    2. Offline: Datang langsung ke kantor cabang bank penyalur KUR terdekat, bawa semua dokumen, isi formulir, dan serahkan ke petugas bank.
  3. Verifikasi dan Survei: Bank akan cek riwayat kreditmu dan melakukan survei ke lokasi usaha peternakan.
  4. Persetujuan dan Pencairan: Kalau disetujui, kamu akan tanda tangan akad kredit dan dana KUR akan langsung cair ke rekeningmu.

Bank Mana Saja yang Menyalurkan KUR di 2025?

Pemerintah sudah menunjuk 46 lembaga keuangan sebagai penyalur KUR di tahun 2025, dengan target penyaluran mencapai Rp 300 triliun! Bank – bank besar seperti BRI, Mandiri, BNI, BSI, dan Bank Jateng termasuk di dalamnya. Selain itu, ada juga bank daerah, koperasi, dan perusahaan pembiayaan lainnya.

Khusus Buat Peternak: Ada Masa Tenggang, Loh!

Kabar baiknya, KUR buat peternak punya grace period atau masa tenggang pembayaran. Jadi, kamu nggak langsung dibebani cicilan setelah dapat pinjaman. Masa tenggang ini disesuaikan dengan siklus ternakmu. Misalnya, buat penggemukan sapi, masa tenggangnya minimal 3 bulan. Buat pembiakan sapi, bisa 2-3 tahun!

Dana KUR Bisa Dipakai Buat Apa Saja?

Dana KUR ini fleksibel banget, bisa dipakai buat:

  1. Modal Kerja: Beli pakan, suplemen, biaya operasional kandang, biaya kesehatan hewan, dan lain-lain.
  2. Investasi: Beli bibit ternak, bangun atau perbaiki kandang, beli alat dan mesin peternakan, bahkan beli kendaraan buat transportasi ternak!

Tips agar Pengajuan KUR Kamu Disetujui

Dokumen Lengkap: Ini kunci utama!

  1. Usaha yang Prospektif: Tunjukkan rencana bisnis yang jelas dan realistis.
  2. Riwayat Keuangan Bersih: Jangan sampai punya catatan kredit macet.
  3. Lokasi Strategis: Pastikan lokasi usahamu mudah diakses.
  4. Gabung Kelompok Tani: Ini bisa jadi nilai tambah.
  5. Punya Mitra Usaha: Kalau ada yang siap membeli hasil ternakmu, peluang disetujui makin besar!

Kenapa KUR Jadi Pilihan Tepat Buat Peternak?

  1. Bunga rendah (3-6% per tahun).
  2. Tanpa agunan (untuk KUR Super Mikro dan Mikro).
  3. Ada masa tenggang yang disesuaikan dengan siklus ternak.
  4. Bebas biaya administrasi (untuk KUR Super Mikro dan Mikro).
  5. Bisa diperpanjang jika diperlukan.
  6. Ada dukungan pendampingan dari dinas terkait.

Jadi, tunggu apa lagi? Manfaatkan KUR untuk mengembangkan usaha peternakanmu. Dengan modal yang tepat, ternak makin berkembang, dan kesejahteraan peternak juga meningkat (Klikternak).

Referensi:

Kredit Usaha Rakyat, Jamkrindo, https://jamkrindo.co.id/produk/detail/29/kredit-usaha-rakyat, diakses pada 11/08/2025.

Begini Caranya Peternak Sapi Perah Bisa Ajukan KUR BRI 2025, Fahum UMSU, https://fahum.umsu.ac.id/info/begini-caranya-peternak-sapi-perah-bisa-ajukan-kur-bri-2025/, diakses pada 11/08/2025.

KUR BRI, BRI, https://bri.co.id/kur, diakses pada 11/08/2025.

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan