Press ESC to close

Kementan Salurkan 44 Ribu Ekor Ayam Petelur ke Peternak Dukung Stabilitas Telur Nasional

Jakarta – Klik Ternak. Kementerian Pertanian memperkuat program pengembangan ayam petelur untuk menjaga stabilitas produksi telur nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. Melalui koordinasi daring Senin (30/3/2026), Kementan menargetkan penyaluran 44.400 ekor ayam petelur kepada 74 kelompok peternak dengan anggaran Rp14,78 miliar.

Kegiatan Koordinasi Pengembangan Ayam Petelur Tahun Anggaran 2026 ini menjadi momentum strategis memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran. Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Hary Suhada memimpin pembahasan yang melibatkan 19 satuan kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia.

“Program ini harus memberikan dampak nyata, tidak hanya pada peningkatan produksi telur nasional, tetapi juga terhadap kesejahteraan peternak. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang disiplin, serta pengawasan yang berkelanjutan,” tegas Hary Suhada.

Dukungan anggaran Rp14,78 miliar dialokasikan untuk memperkuat kapasitas produksi peternak rakyat. Skema ini diharapkan menjaga ketersediaan telur di pasar sekaligus memberikan kepastian pasokan bagi pelaku industri perunggasan. Rantai pasok yang lebih efisien akan meningkatkan daya saing sektor peternakan nasional.

Pengawasan ketat menjadi kunci keberhasilan program. Perwakilan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian Dyah Wodoretno menekankan pentingnya evaluasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan.

“Rekomendasi hasil pengawasan pada tahun sebelumnya harus menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti secara serius. Hal ini penting sebagai langkah mitigasi risiko agar potensi kendala yang pernah terjadi tidak terulang kembali, serta untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program secara menyeluruh,” ujarnya.

Di tingkat daerah, komitmen pendampingan juga diperkuat. Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Bangka Belitung Intan Rahayu memastikan kesiapan tim teknis mendampingi kelompok penerima manfaat.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai pedoman, serta memberikan pendampingan intensif kepada kelompok penerima. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya tersalurkan dengan baik, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang,” ungkapnya.

Pendekatan terintegrasi dan terukur ini diyakini mampu meningkatkan produksi telur nasional sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat peternak. Program ayam petelur menjadi bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan sistem peternakan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat. (RED/KT)

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan