Press ESC to close

Daun Kelor Pakan Alternatif Kaya Nutrisi Untuk Ternak

Merauke – Klik Ternak. Kawan Ternak mungkin sering melihat pohon kelor tumbuh subur di pekarangan atau pinggir jalan. Tanaman ini biasanya cuma dibikin sayur bening untuk menu makan siang. Padahal kalau kita jeli daun kelor atau Moringa oleifera ini punya potensi luar biasa buat campuran pakan ternak. Di lapangan kami sering melihat peternak yang berhasil menekan biaya ransum sekaligus mendongkrak kesehatan hewan peliharaannya berkat daun ajaib ini.

Kandungan Gizi Rahasia Daun Kelor

Kenapa kelor begitu istimewa? Jawabannya ada pada profil nutrisinya yang sangat padat. Kalau daun ini dikeringkan dan dijadikan tepung kandungan protein kasarnya bisa menembus angka 25 hingga 43 persen dari bahan kering. Angka yang cukup fantastis untuk ukuran hijauan lokal. Selain kaya protein kelor juga menyimpan lemak sekitar 4 persen serat kasar 11 persen dan energi di kisaran 351 kkal. Kami selalu menyarankan peternak untuk memilih daun muda karena di fase inilah nutrisi kelor sedang berada di titik paling optimal.

Bukti Manfaat Daun Kelor pada Ternak

Pengalaman banyak peternak menunjukkan kalau tambahan kelor di ransum harian bawa perubahan positif yang nyata. Berikut ini beberapa bukti efektivitasnya di lapangan:

  1. Sapi dan kerbau: Penambahan sekitar 250 gram kelor per ekor setiap hari sanggup mendongkrak bobot badan sampai 32 persen. Buat sapi perah produksi susunya bahkan bisa naik tajam.

  2. Kambing perah: Cukup berikan setengah sampai satu setengah kilogram daun segar tiap hari untuk menjaga kelancaran dan kualitas air susu.

  3. Ayam broiler: Campurkan 10 sampai 15 persen tepung kelor ke dalam pakan. Hasilnya tumpukan lemak perut pada ayam pedaging jadi jauh lebih tipis.

  4. Ayam petelur: Berikan 4 cc ekstrak kelor lewat 100 cc air minum buat bantu menaikkan bobot telur.

  5. Kelinci: Memakai 30 persen tepung kelor di ransum harian terbukti bikin pertumbuhan bobot kelinci melesat stabil di angka 24 gram per hari.

  6. Ikan lele dan nila: Campuran 15 sampai 20 persen pada pelet sangat ampuh meningkatkan kelangsungan hidup dan bobot ikan.

Zat Berbahaya dan Batasan Aman Kelor

Biarpun bergizi tinggi daun kelor tetap punya sisi yang perlu kita waspadai. Daun ini mengandung zat antinutrisi seperti tanin saponin dan sedikit asam fitat. Tapi jangan buru-buru panik dulu. Secara umum daun kelor tergolong sangat aman alias praktis tidak beracun buat ternak selama takarannya wajar. Nah yang justru sering bikin masalah itu bagian akarnya. Akar pohon kelor punya tingkat racun yang jauh lebih tinggi dan wajib dijauhkan dari semua jenis hewan peliharaan.

Cara Mengolah Kelor Jadi Pakan Tepat

Supaya nutrisinya terserap maksimal dan ternak tidak mencret ada beberapa trik pengolahan yang biasa kami terapkan:

  • Jadikan kelor sebatas suplemen atau pakan tambahan saja bukan pakan tunggal pengenyang perut.
  • Lakukan fermentasi terutama kalau kelor mau dipakai buat pakan ikan. Proses ini paling ampuh merontokkan zat antinutrisi.
  • Rebus dulu tepung kelor sebelum dicampur ke ransum ayam apalagi kalau porsinya mau dilebihkan dari batas 10 persen.
  • Kenalkan pakan baru ini secara bertahap mulai dari porsi kecil agar pencernaan ternak bisa beradaptasi.

Meracik pakan mandiri memang butuh ketelatenan ekstra. Tapi melihat hewan peliharaan tumbuh gemuk dan sehat dengan bahan murah yang ada di sekitar kita rasanya pasti sangat sepadan dan bikin bangga (Klikternak).

Daftar Referensi

  1. Odesa. (n.d.). Pakan ternak dengan daun kelor meningkatkan produktivitas. Odesa.id. https://odesa.id/pakan-ternak-dengan-daun-kelor-meningkatkan-produktivitas/
  2. Polbangtan Gowa. (n.d.). Pemanfaatan daun kelor pada sapi. Jurnal Agr. https://ejournal.polbangtan-gowa.ac.id/index.php/J-Agr/article/download/129/126/257
  3. Trubus. (n.d.). Manfaat daun kelor untuk hewan ternak. Trubus.id. https://trubus.id/manfaat-daun-kelor-untuk-hewan-ternak/
  4. Universitas Gadjah Mada. (n.d.). Pengolahan tepung daun kelor untuk ikan. Journal of Fisheries Sciences. https://journal.ugm.ac.id/jfs/article/view/58526

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif

Tinggalkan Balasan