Press ESC to close

Kementan dan Napindo Mantapkan Persiapan Indo Livestock 2026 Demi Swasembada Pangan

Jakarta – Klik Ternak. Kementerian Pertanian bersama PT Napindo Media Ashatama resmi mematangkan langkah menuju penyelenggaraan Indo Livestock 2026 Expo & Forum. Sinergi ini dikunci melalui rapat koordinasi panitia di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) pada Rabu, (08/04/2026), untuk menyelaraskan strategi lintas pemangku kepentingan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Nuryani Zainuddin, yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana, memimpin langsung pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa ajang internasional ini menjadi instrumen vital bagi pertumbuhan sektor peternakan di tanah air.

“Indo Livestock merupakan sarana promosi, diseminasi informasi, penguatan jejaring, serta pengembangan inovasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Kolaborasi antara Ditjen PKH dan Napindo ditujukan untuk memperkuat kerja sama, sinergi, dan komitmen dalam penyelenggaraan pameran ini,” ujar Nuryani.

Menurutnya, akses terhadap informasi dan teknologi perlu diperluas guna mendorong investasi. Sinergi yang kuat dianggap sebagai kunci agar kolaborasi bisnis di sektor kesehatan hewan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Agenda besar ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa-Kamis, 16 – 18 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang. Pelaksanaannya akan dilakukan serentak dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2026. Fokus utamanya adalah penguatan hilirisasi industri serta percepatan swasembada protein hewani.

Sesuatu yang berbeda akan hadir pada edisi ke-19 ini. Untuk pertama kalinya, panitia akan menggelar Indo Livestock Grand Championship. Kompetisi ini dikhususkan bagi ternak ruminansia, seperti sapi dan domba, untuk mendorong peningkatan mutu genetik dan standar kualitas di tingkat peternak nasional.

Regenerasi sektor peternakan juga mendapat porsi khusus melalui program Youth Farmers Day bertema “From Farm to Fame”. Wadah ini disiapkan bagi generasi muda dan startup untuk mengeksplorasi inovasi di Zona Farmpreneurship, yang menyajikan berbagai model bisnis peternakan modern.

Di sisi lain, aspek pemenuhan gizi masyarakat ikut menjadi perhatian melalui sosialisasi Susu, Daging, Telur, Ikan (SDTI) dengan tajuk “Gizi Seimbang Generasi Gemilang”. Program edukasi ini menyasar orang tua dan tenaga pendidik guna meningkatkan kesadaran konsumsi protein hewani.

Pameran ini diproyeksikan akan diikuti lebih dari 600 peserta dari 40 negara, termasuk kehadiran 12 paviliun negara resmi. Panitia menargetkan kunjungan 20.000 profesional, mulai dari pimpinan industri, peneliti, hingga pembeli internasional.

Rangkaian persiapan intensif ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional. Langkah tersebut sekaligus menjadi perwujudan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kedaulatan pangan melalui kolaborasi konkret antara pemerintah dan pelaku usaha. (KT)

Baca Klik Ternak di Google News

Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp

Share this:

Klik Ternak

Media peternakan yang menghadirkan konten menarik, informatif dan edukatif