
Sulawesi Selatan – Klik Ternak. Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif menekankan integrasi sektor pertanian dan peternakan sebagai strategi utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah tersebut. Langkah ini dicanangkan di sela-sela panen perdana program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sekaligus sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (14/4/2026).
Panen perdana tersebut mencatatkan produktivitas yang menggembirakan dengan hasil mencapai 7,2 ton per hektare. Momentum ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mendorong penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha melalui kolaborasi dengan Bank Sulselbar.
“Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus berkembang. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini. Kita harus mendorong integrasi dengan sektor peternakan agar nilai tambah ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujar Syaharuddin dikutip dari rri.co.id.
Menurut Bupati, sinergi kedua sektor ini akan menciptakan siklus ekonomi yang saling menguatkan. Pola ini dimulai dari pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan hingga penggunaan produk sampingan peternakan untuk kebutuhan lahan pertanian.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah mendesak peternak segera mengambil peran dalam program KUR guna memperluas skala usaha mereka.
“Saya mengajak para peternak untuk tidak ragu memanfaatkan KUR dari Bank Sulselbar. Ini peluang besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produksi telur dan daging serta memperkuat ekonomi keluarga,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Bank Sulselbar memaparkan kemudahan akses pembiayaan berbunga rendah bagi peternak. Dana tersebut dapat dialokasikan untuk penambahan populasi ternak, peningkatan kualitas pakan, hingga pengadaan sarana produksi yang mendukung efisiensi usaha.
Kegiatan yang disambut antusias oleh warga ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, pimpinan cabang Bulog, pihak perbankan, para kepala desa, serta kelompok tani dan peternak setempat. Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis melalui ekosistem yang terintegrasi ini, sektor pertanian dan peternakan di Sidrap akan menjadi lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (RED/KT)
Baca Klik Ternak di Google News
Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.