
Malang – Klik Ternak.Mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi dengan menciptakan inovasi pakan ternak ramah lingkungan. Inovasi ini dipamerkan dalam kuliah pakar bertajuk “Inovasi Nutrisi dan Pakan Ternak untuk Peternakan Berkelanjutan” pada Kamis, (26/06/2025).
Acara yang merupakan bagian dari praktikum mata kuliah Pakan dan Teknologi Pakan ini menampilkan berbagai produk inovatif buatan mahasiswa. Produk-produk tersebut dirancang efisien, adaptif, dan ramah lingkungan untuk menjawab kebutuhan industri peternakan modern.
Dilansir dari beritajatim.com, beberapa inovasi yang menarik perhatian antara lain MBP (Milkbooster ProMix), pakan untuk sapi perah yang dirancang untuk meningkatkan volume dan kualitas susu selama masa laktasi. Pakan ini mengandung energi, protein, serat, vitamin, dan mineral lengkap. Selain itu, ada juga Mafeed (Maggot Feed Layer), pakan alternatif untuk ayam petelur berbasis maggot, serta Havpaya Feed, pakan peningkat nafsu makan untuk domba dan kambing berbahan tepung daun pepaya dan biji haver.
“Industri pakan ternak saat ini sedang menghadapi disrupsi besar. Maka, teknologi evaluasi pakan yang cepat dan akurat menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas dan menekan biaya produksi,” tegas Ir. Yahya M. Sofwan, S.Pt, MP, IPM, konsultan nutrisi ternak, saat menjadi narasumber dalam acara tersebut.
Selain Yahya, hadir pula Samsul Hadi Santoso, General Manager Koperasi Agro Niaga (KAN), yang menyoroti pentingnya formulasi pakan sapi perah yang presisi. Menurutnya, efisiensi nutrisi harus dihitung dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti bobot badan, status reproduksi, performa tubuh, kadar lemak, serta tingkat produksi susu sapi.
Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, MP., IPU, dosen pengampu mata kuliah, menjelaskan bahwa kuliah pakar ini bertujuan untuk memperkaya teori dan praktik mahasiswa agar siap menghadapi tantangan industri peternakan masa depan. Ia juga menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan Prodi Peternakan UMM selama tujuh tahun terakhir telah membuahkan hasil yang signifikan.
“Melalui proyek ini, mahasiswa kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengasah teamwork, pemikiran kritis, hingga kemampuan wirausaha. Produk yang dihasilkan sangat inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan. Bahkan banyak yang berhasil menembus Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tingkat nasional,” ungkap Indah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen UMM dalam membentuk generasi peternak muda yang siap menjawab tantangan sektor pertanian dan peternakan berkelanjutan, melalui pendekatan teknologi, kreativitas, dan inovasi ramah lingkungan. (RED/KT)
Baca Klik Ternak di Google News
Bergabunglah dengan kami di Kanal WhatsApp






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.