Press ESC to close

Antraks, Penyakit Mematikan pada Hewan Ternak yang Menular ke Manusia

Bogor – Antraks adalah penyakit infeksi bakteri yang menular dari hewan ternak, seperti sapi, kambing, domba, dan kuda. Bakteri penyebab antraks adalah Bacillus anthracis yang hidup di tanah. Bakteri ini dapat membentuk spora yang tahan terhadap perubahan lingkungan dan dapat bertahan hidup selama puluhan tahun.

Gejala antraks pada hewan ternak antara lain demam tinggi, gelisah, sulit bernapas, kejang, rebah, dan kematian. Hewan yang mati karena antraks biasanya mengeluarkan darah dari lubang tubuh, seperti hidung, telinga, mulut, dan anus. Antraks merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kerugian ekonomi, ancaman bioterorisme, dan penularan ke manusia.

Cara mencegah antraks pada hewan ternak adalah dengan menjaga kebersihan kandang, memberikan makanan yang bersih dan sehat, menghindari kontak dengan hewan yang terinfeksi, dan melakukan vaksinasi antraks secara rutin. Jika ada hewan yang mati karena antraks, segera kubur atau bakar jasadnya agar tidak menyebar ke hewan lain. Jangan memakan atau menyentuh daging hewan yang terinfeksi, karena antraks juga bisa menular ke manusia melalui kulit, saluran pencernaan, atau saluran pernapasan.

Antraks adalah penyakit yang harus diwaspadai oleh para peternak dan masyarakat. Dengan mengetahui gejala, penyebab, dan cara pencegahannya, kita dapat melindungi hewan ternak dan diri kita dari bahaya antraks.


Referensi:
Pengetahuan, Kebijakan, dan Pengendalian Penyakit Antraks pada Ternak (https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/peternakan/article/download/12191/6627)

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN ANTRAKS – kemkes.go.id. (https://p2pm.kemkes.go.id/storage/publikasi/media/file_1619049570.pdf)

Mengenal Bahaya Antraks: Penyakit Hewan yang Menular ke Manusia (https://ekonomi.bisnis.com/read/20230707/99/1672683/mengenal-bahaya-antraks-penyakit-hewan-yang-menular-ke-manusia)

×

magfiranurul42

Mahasiswa Teknologi Pangan yang memiliki minat di bidang Peternakan dan agribisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *